6Years...

Hai sahabat lama,
Bukan, bukan, sahabat selamanya maksudku.
Senang sekali akhirnya bisa bertemu dengan mu lagi.
How lucky i am.. :):)

Rencana Allah itu Maha Dahsyat ya,
Semua tersusun begitu rapi dan begitu indah,
Saya bahkan terkagum - kagum dibuat-Nya..
Dan pertemuan pertama ini begitu saya nanti - nantikan,
Begitu saya harapkan episodenya..
Hhahaha, memang perlu sedikit lebay untuk memberikan romansa cerita yang begitu haru ini.. :')

6tahun,
Ya, 6tahun bukan waktu yang cepat sahabatku,
6tahun saya mencari mu,
Dari bisik - bisik yang tak jelas asalnya, dari jejaring sosial yang ada, hingga dunia maya yang saya punya,
Sungguh sahabatku,
Saya tak pernah putus asa mencari tahu bagaimana kabar mu.

Dan hari ini,
30 Desember 2011, di Stasiun Kereta Api Kota Medan 12:52:18pm
Tak sengaja saya melihat mu,
Subhanallah, itu kata pertama yang terucap. :)

Ragu - ragu saya menunggumu berjalan,
Ragu - ragu saya menyapamu,
Hingga tangan ini saling berjabatan,
Dan saya yakin itu adalah kamu sahabatku..

Haru rasanya,
Begitu lama tidak bertemu,
Dan ternyata kita saling mencari satu sama lain,
hhahaha..
Sungguh senangnya hati ini.. :D
Ternyata kita sama merindu..

Pertemuan ini memang begitu ringkas,
Tapi bagiku begitu membekas..
Semoga waktu akan segera mempertemukan kita lagi dengan cara indahnya lebih dari ini.. :):)





*Kamar Cinta
Untuk Sahabat 14tahunku, Ayu Diah Permana.. :):)

Galau




Begitu lucu terasa ketika saya mengetik lima huruf ini,
seperti ada sesuatu yang menggelitik dari artinya.
Hahaha.
ya, kata "GALAU" yang sedang ngetrend di antara remaja dari yang SMP, SMA, mahasiswa hingga orang - orang dewasa yang ntah apa arti kata sesungguhnya.

Tidak terlalu penting apa arti yang sebenarnya,
yang jelas yang membuat saya agak bingung atau bener - bener bingung adalah kenapa setiap orang merasa bangga bila menggunakan rangkaian lima huruf itu?
Tidak hanya di status facebook, timeline twitter, beranda plurk, sms bahkan telepon selalu terdengar kata itu.
Apa sih yang membuatnya menjadi kata yang begitu ngetren?

Bahkan saya masih bingung apakah pernah merasakan kata ini atau tidak.. -__-"
yang saya dengar dari rekan sejawat, jika merasakan galau itu perasaan seperti tidak tenang,
uring-uringan, nyesek, sulit bernafas, tidak bisa tidur, hati seperti teriris, jantung berletupan dan defenisi ini begitu lebay, hhahaha.
Ada juga seorang teman saya yang dengan isengnya membuat akronim dari kata galau ini,
God Always Listening Always Understanding (GALAU). hhaha
Jika itu adalah arti sesungguhnya, kenapa kita merasa resah, gelisah, dan gundah gulana?
Bukankah kita sudah tau Allah begitu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui?
Dan yang lebih lucunya lagi,
mengapa ketika merasakan galau yang dimintai tolong untuk mengusir rasa itu adalah sesama manusia?
Bukan berarti ada anjuran meminta tolong dengan hewan, tumbuhan, makhluk halus atau bahkan dedemit. :D:D
Seharusnya kan kita meminta kepada Allah yang Maha membolakbalikan hati manusia,
yang begitu mengerti jalan hidup dan hati kita. :)


hmmm,
ntah la, jawabannya hanya ada pada hati kita masing-masing... :):)



*Kamar Cinta
Kepingan kecil keingintahuan..

Pahit Itu Begitu Terasa

Sesuatu yang telah Engkau kehendaki ya Rabb,
tidak pernah terpikirkan oleh hamba.
Ketika rasa itu ada,
Ketika hati ini merindunya,
Ketika perasaan bersalah ini selalu hadir,
Ketika semua itu begitu terasa,

Hamba mendambanya ya Rabb,
Mendamba dia yang pernah hamba sakiti hatinya,
dia yang pernah terluka batinnya
dia yang tak pernah hamba luruskan apa yang dia pikirkan tentang hamba,
dia ya Rabb,
dia yang hamba begitu ingin menyambung silaturahim ini.

malam ini dia hadir ya Rabb,
dia hadir di bunga tidur ini,
dia yang hamba pikirkan bahkan untuk bertemu dalam mimpi saja takkan pernah mau,
MasyaAllah,

Meskipun mata ini begitu basah,
tak menghapus begitu sayang hamba kepadanya.
Tapi kenapa ya Rabb,
dia seperti tidak mengerti, tidak memahami atau bahkan tak mau tau?

Sampai kapan rasa ini tetap akan begitu menyesakkan ya Rabb,
Hanya kepada-Mu hamba memohon ya Rabb,
jaga lah dia setiap waktu dalam limpahan Rahmat-Mu..



*Kamar Cinta
ketika dia hadir, bersama ketiga sahabatku di bawah sadarku.. :')

Surat Cinta Untuk Yang Tersayang.. :)

Maav ya kalau teteh geulis kamu ini suka buat kamu kesal,
Maav ya kalau mbak ayu kamu ini suka buat kamu sebel dan uring-uringan,
dan Maaaaaav banget kalau kakak manis kamu ini slalu cerewet, suka atur ini itu, suka marahin kamu, suka nyuruh ini itu, suka nasehatin itu ini, suka apaaaaaa j yang buat kamu marah dan gak suka.. :D

Tapi, taukah kamu sayaang?
Karena begitu sayangnya teteh kamu ini kepada kamu,
Karena begitu pedulinya mbak kamu ini kepada kamu,
Dan begitu sangat cintanya kakak kamu ini kepada kamu,,
Semoga kamu mengerti.. :):)

Maav,
Tidak banyak yang dapat kakak berikan buat kamu,
Maav tidak begitu baik kakak untuk jadi contoh buat mu,

Tapi taukah kamu adikku sayang,
Begitu berusaha kakak untuk dapat jadi yang terbaik buatmu,
Begitu ingin kakak dapat jadi contoh yang terbaik untukmu, tapi..
Begitu malu kakak ketika kegagalan itu datang,
Begitu tak ingin kakak kamu merasakan yang kakak rasakan,
Kakak begitu ingin kamu lebih baik dari kakak.. :)


Adikku,
Jadilah yang terbaik yang engkau bisa,
Jadilah apa yang telah  kau cita-citakan,
Jadilah pelipur lara ketika ayah bunda berduka, dan
Jadilah yang dapat dibanggakan untuk kedua orang tua kita.. :):)

Semangat ya sayang,
Tetaplah jaga akidah, akhlak dan fiqih mu,
Berusaha, tawaqal dan selalu berdoa,
InsyaAllah engkau akan berhasil sayang...

Innallaha ma'ashabirin sayang...
yakinilah Sesungguhnya Allah amat dekat dengan orang-orang yang sabar..:)











*Kamar Harapan
  Dengan berjuta cinta, untuk Tri Ayu Utari, adikku tersayang,, :)






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...